Pringsewu — Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) kembali menorehkan capaian strategis dalam pengembangan pendidikan tinggi dengan resmi membuka Program Studi Ilmu Komputer Program Magister (S2). Program ini menjadi yang pertama dan satu-satunya di Kabupaten Pringsewu, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan pascasarjana di bidang teknologi informasi dan komputasi.

Pembukaan program studi tersebut telah memperoleh izin resmi melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 155/B/O/2026 tentang Izin Pembukaan Program Studi Ilmu Komputer Program Magister pada Universitas Aisyah Pringsewu di Kabupaten Pringsewu yang diselenggarakan oleh Yayasan Aisyah Lampung. Keputusan tersebut ditetapkan di Jakarta pada 25 Februari 2026.
Secara simbolis, Surat Keputusan (SK) Menteri diserahkan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah II, Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc., didampingi Kepala Bagian Tata Usaha LLDIKTI Wilayah II Fansuri Dwi Putra, S.E., M.Si., serta Win Honaini, S.H., M.Si., selaku Ketua Tim Kerja Kelembagaan dan Kerja Sama, kepada Rektor Universitas Aisyah Pringsewu, Dr. Sutrisno, S.Kep., Ners., MAN. Prosesi penyerahan berlangsung di Kantor LLDIKTI Wilayah II, Jalan Srijaya No. 883, Palembang, Sumatera Selatan, pada Senin (5/3/2026).
Momentum bersejarah tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan dan pemangku kepentingan Universitas Aisyah Pringsewu, di antaranya Pembina Yayasan Aisyah Lampung Isnaidi Guswantoro, S.Kep., Ketua Senat Dr. Ir. Zulkifli, S.T., M.Kom., serta sejumlah akademisi dan pengelola program studi, yakni Dr. Sc. Ir. Agus Wantoro, S.Kom., M.Kom., IPM., ASEAN Eng,. dan Fahlul Rizki, S.Kom., M.T.I.
Syukur dan Komitmen di Bulan Suci Ramadan
Rektor UAP, Dr. Sutrisno, S.Kep., Ners., MAN., menyampaikan bahwa terbitnya izin pembukaan Program Magister Ilmu Komputer yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan menjadi anugerah sekaligus amanah besar bagi seluruh sivitas akademika.
“Alhamdulillahirabbil’alamin, di bulan yang penuh berkah ini Universitas Aisyah Pringsewu mendapatkan kepercayaan dari pemerintah untuk membuka Program Studi Ilmu Komputer Program Magister. Ini bukan sekadar capaian administratif, tetapi tanggung jawab moral dan akademik untuk menghadirkan pendidikan berkualitas bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, Ramadan merupakan momentum refleksi dan penguatan komitmen untuk memberikan manfaat yang lebih luas. Kehadiran Program S2 Ilmu Komputer menjadi bagian dari ikhtiar UAP dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga berintegritas dan berakhlak mulia.
Perkuat SDM Digital di Lampung
Hadirnya Program Magister Ilmu Komputer di UAP diharapkan menjadi jawaban atas meningkatnya kebutuhan SDM unggul di bidang teknologi digital, kecerdasan buatan, rekayasa perangkat lunak, dan sistem informasi. Program ini juga membuka peluang bagi lulusan sarjana di wilayah Pringsewu dan sekitarnya untuk melanjutkan studi tanpa harus keluar daerah.
Rektor menegaskan bahwa pembukaan program ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mendukung transformasi digital serta penguatan kapasitas riset dan inovasi di tingkat daerah maupun nasional.
“Dengan dukungan dosen yang kompeten dan kurikulum berbasis kebutuhan industri serta perkembangan teknologi terkini, kami berharap Program Magister Ilmu Komputer UAP mampu melahirkan lulusan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global,” tambahnya.
Babak Baru Pendidikan Pascasarjana di Pringsewu
Sebagai perguruan tinggi yang terus berkembang, UAP menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan tinggi, khususnya pada jenjang pascasarjana. Pembukaan Program Studi Ilmu Komputer Program Magister ini menjadi tonggak penting dalam sejarah pendidikan di Kabupaten Pringsewu, sekaligus mempertegas peran UAP sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Provinsi Lampung.
Dengan terbitnya izin resmi tersebut, UAP siap membuka pendaftaran mahasiswa baru dan mengoptimalkan kontribusinya dalam mencetak generasi profesional dan peneliti di bidang ilmu komputer yang mampu menjawab tantangan era transformasi digital.
Rektor berharap, langkah awal ini menjadi amal jariyah bersama yang manfaatnya terus dirasakan oleh masyarakat luas melalui karya, riset, dan inovasi para lulusan di masa mendatang. (*na)
